Showing posts with label kbb. Show all posts
Showing posts with label kbb. Show all posts

Thursday, January 30, 2014

KBB #38: FRENCH BAGUETTES




Udah lama kepingin coba bikin baguettes sendiri..akhirnya kesampaian juga.. Bikin roti ini memerlukan kesabaran, karena proses pembuatannya makan waktu 2 hari.. So, tidak bisa dibikin secara SKS.. Cara pembuatannya tidak terlalu sulit tapi agak sedikit tricky..

Pada saat pembuatan, bisa ditambahkan sedikit tepung whole wheat sebagai variasi...seperti baguettes yang saya bikin ini.. 



Untuk mendapatkan roti baguette yg bagus, yang perlu diperhatikan adalah pada saat shaping adonan dan juga saat pemanggangan. 



Baguette - (KAF)
~ Wajib ~
Hasil: 3 Baguette @ 16 inc


Starter:
½ cup     air
1/16 tsp   active dry yeast / instant yeast
1 cup      unbleached bread flour
Dough:
1 tsp                      active dry yeast / instant yeast
1 cup - 1 ¼ cup       air hangat kuku*
3 ½ cup                  unbleached bread flour --> 1/2 cup-nya bisa diganti whole wheat flour.
1 ½ - 2 tsp              garam
*gunakan lebih sedikit air hangat (iklim lembab) atau lebih banyak (saat winter atau iklim kering), dan kurang lebihnya disaat iklim lainnya (atau ruangan terkontrol kelembabannya).
Notes:
Bahan baguette hanyalah tepung, air, garam, dan ragi. Teknik sang baker lah yang akan menentukan keberhasilan hasil akhirnya. Semakin sering latihan, akan semakin baik hasilnya.
Steps:

1.  Membuat starter. Aduk ragi dan air (tidak perlu diaduk jika menggunakan instant yeast). Tambahkan tepung, aduk. Tutup dan diamkan suhu ruang selama 14 jam atau diinapkan semalam. Starter akan mengembang dan bergelembung. Jika tidak, mungkin raginya tidak bekerja dengan baik. Cara menguji ragi: larutkan ¼ sdt ragi dengan 1 sdm air hangat dan sejumput gula. Diamkan 15 menit. Jika tidak ada perubahan, maka ganti ragi Anda.
2.  Dough: Jika menggunakan active dry yeast, larutkan dahulu dengan air lalu campurkan dengan starter, tepung, dan garam. Jika menggunakan instan yeast, tidak perlu dilarutkan dengan air terlebih dahulu. Ragi bisa langsung dimasukkan. Aduk dan uleni dengan tangan/mixer/bread machine (setting hingga dough cycle) hingga diperoleh adonan yang lembut tapi permukaan masih sedikit kasar. Jika menggunakan stand mixer, uleni 5 menit dengan speed 2.
3.  Pindahkan adonan ke mangkuk yang sudah dioles sedikit minyak. Tutup. Biarkan mengembang selama 1 jam. Kempiskan perlahan. Biarkan mengembang selama 1 jam, kempiskan sekali lagi. Biarkan mengembang 1 jam lagi. Jadi secara total adonan sudah dibiarkan mengembang 3 jam.
4.  Pindahkan adonan ke meja yang sudah dioles sedikit minyak. Bentuk bulat. Bagi menjadi 3 bagian.
5.  Bentuk menjadi oval dan agak diratakan. Tutup dengan plastik yang dioles sedikit minyak. Diamkan 15 menit.
6.  Lipat menjadi hampir setengahnya. Kunci ujung adonan dengan telapak pangan. Kemudian sedikit diratakan. Ulangi lipat setengah dan kunci lagi.
7.  Balik hingga sambungan  adonan berada di posisi bawah. Gulung perlahan dengan tangan yang ditelungkupkan hingga adonan mencapai panjang 15 inc. Letakkan ke loyang yang dialas greased/parchment paper. Bagian sambunganadonan di posisikkan di bawah.
8.  Tutup dengan plastik yang dioles sedikit minyak. Biarkan mengembang hingga sangat puffy sekitar 1 ½ jam. Diperkirakan hampir double-in size. Jika terlalu mengembang akan sulit ditangani.
9.  Selama proofing, panaskan oven 450 oF (230 oC), jika menggunakan baking stone maka letakkan baking stone di rak paling bawah.
10. Dengan pisau tajam, buat 3 sayatan dengan kemiringan 45o pada setiap baguette. Semprotkan dengan air hangat. Ini akan membentuk lapisan kulit yang crispy.
11. Panggang hingga coklat keemasan 25-30 menit. Keluarkan dari oven dan pindahkan ke cooling rack. Atau untuk baguette yang lebih crispy, matikan oven dan buka pintunya selebar 2 inc dan biarkan hingga dingin di oven.
 
Tips & tricks --> source: "The Bread Baker's Apprentice" by: Peter Reinhart

- Masukkan 1 cup air ke dalam oven, saat pemanggangan.
- Setelah adonan dimasukkan dalam oven yg sudah dipanaskan, semprotkan air ke dinding oven 3x dengan selang waktu 30 detik.. 



Monday, April 1, 2013

KBB #33: BAGELS


Bikin Bagels ini kelihatannya simpel..tapi ternyata cukup tricky dalam prosesnya..

Yang perlu diperhatikan adalah waktu proofingnya.

Untuk yang berdomisili di Indonesia yang suhu udaranya sangat puanasss, waktu proofing-nya sebaiknya lebih singkat dari waktu yang tertulis di resep, supaya adonan bagels tidak overproofed yang pada akhirnya bisa menyebabkan tekstur Bagels menjadi keras..

KBB#33:
Something Artisan: Bagels
Sumber: Peter Reinhart: Artisan Breads Every Day: Fast and Easy Recipes for World-Class Breads

Resep Dough
21g barley malt syrup, madu, atau rice syrup, atau 7g diastatic malt powder
3g ragi instant
10,5g garam
255g air hangat (sekitar 35C)
454g unbleached bread flour

Resep Rebusan Roti
181-272g air
28,5g barley malt syrup atau madu (optional)
14g baking soda
7g garam

Metode Membuat Dough
Aduk malt syrup, ragi, dan garam ke dalam air hangat. Masukkan tepung ke dalam mangkuk mixer dan tuang campuran malt syrup ke dalamnya. Jika menggunakan micer, gunakan pengaduk dough dan kocok menggunakan kecepatan rendah selama 3 menit. Jika pakai tangan, gunakan sendok kayu yang besar dan aduk hingga 3 menit, hingga tercampur rata. Adonannya musti terbentuk rada padat, membentuk bola kasar, dan semua tepung harus sudah tercampur rata dengan cairan, jika tidak maka tambahkan sedikit air. Biarkan adonan istirahat selama 5 menit.

Kocok lagi dengan kecepatan rendah selama 3 menit atau tuang ke atas meja kerja yang sudah ditaburi tepung lalu uleni dengan tangan selama 3 menit hingga adonan lembut dan sudah membentuk gluten. Adonannya akan elastis, jika dirasa dengan tangan akan berasa lembut. Jika adonan terlalu lembek maka perlu tambahkan sedikit tepung.

Letakkan adonan ke dalam mangkuk yang telah diolesi minyak tipis, tutup mangkuk dengan plastik dan biarkan adonan naik dalam suhu ruangan selama 1 jam.

Ketika anda siap untuk membentuk bagels, siapkan baking tray yang dilapisi parchment paper atau silicone mat, lembabkan dengan spray oil atau olesi dengan minyak, tipis-tipis saja. Bagi adonan 6-8 adonan kecil. (Umumnya berat bagels 113g sebelum dipanggang, tapi anda bisa bikin lebih kecil dari itu.) Bulat-bulatkan adonan (ngga usah terlalu padat) dengan cara menggilingnya di atas meja kerja dengan satu telapak tangan yang ditangkupkan. Jika anda bikin lebih dari 6 bagels, anda harus menyediakan 2 baking tray. Jangan gunakan tepung di atas meja kerja anda. Jika adonan tidak bisa dipulung membentuk bola, lap saja meja kerja anda dengan serbet lembab dan coba lagi.

Ada dua metode membentuk bola-bola adonan menjadi bagels. Metode pertama adalah melobangi bagian tengan bola adonan untuk menyerupai bentuk donat. Pegang adonan dengan kedua ibu jari di dalam lobang, putar adonan dengan tangan anda, sedikit demi sedikit memelarkan adonan hingga lobang membesar sekitar 2 inci (1 inci = 2,54cm). Metode kedua adalah dengan menggunakan kedua tangan membentuk adonan dari bola-bola menjadi berbentuk sosis dengan ukuran panjang sekitar 8 inci di atas meja kerja yang bersih dan kering. Tipiskan sedikit kedua ujung sosis dan lembabkan kedua ujungnya. Letakkan satu ujung adonan ke atas telapak tangan anda dan gulungkan mengelilingi tangan anda hingga membetuk lingkaran, mulai dari celah antara ibu jari dan jari telunjung dan mengelilingi telapak tangan. Ujung-ujungnya akan bertumpuk sekitar 2 inci. Satukan sambil dipencet ujung-ujung yang bertemu dan bertumpuk ini dan tekan ujung-ujung ini ke atas meja kerja, gulung-gulungkan ke depan dan belakang beberapa kalu supaya lengket. Lepaskan adonan dari tangan anda, sama ratakan ketebalannya jika perlu dan lubang di tengah dengan diameter berukuran sekitar 2 inci.

Letakkan bagel yang sudah dibentuk ini di atas baking tray yang sudah disiapkan, lembabkan dengan spray oil atau olesi sedikit minyak. Tutup seluruh baking tray dengan plastik dan simpan di kulkas semalaman atau hingga 2 hari. (Anda juga bisa proofing seluruh adonan di dalam mangku yang telah diolesi minyak selama semalam dan kemudia bentuk bagelsnya pada hari akan dipanggang, 60-90 menit sebelum direbus dan kemudian dipanggang, atau sesegeranya setelah lulus float test).

Baking Day!
Keluarkan bagels dai dalam kulas 60-90 menit sebelum anda memanggangnya, dan jika anda merencanakan untuk menaburkan bawang kering (dried onion) atau bawang putih di atasnya, rehydrate dulu bahan-bahannya. Segera check apakah bagels sudah siap untuk dipanggang menggunakan 'float test'. Yaitu: letakkan sebuah bagels ke dalam sebuah mangkuk kecil berisi air dingin. Jika bagels tenggelam, maka keringkan dan kembalikan ke atas baking tray, lalu tunggu hingga 15-20 menit, lalu test lagi. Jika bagels mengapung, maka sudah siap direbug. Jika bagels lulus test tapi anda belum siap baking, masukkan kembali ke kulkas sehingga tidak overproof. Sekitar 30 menit sebelum baking, panaskan oven dengan suhu 260C dan kumpulkan garnish anda (biji-bijian, bawang bombay, bawang putih, dan sebagainya).

Isi panci dengan 181-272g air, pastikan tinggi air sekurang-kurangnya memilki kedalaman 4 inci. Tutup, biarkan mendidih, lalu kecilkan api dan biarkan simmering (air tetap mendidih tapi tidak membentuk balon-balon besar). Masukkan malt syrup, baking soda, dan garam.

Masukkan bagel satu persatu ke dalam air rebusan hanya sampai panci bisa memuatnya, jangan over-crowded ya. Bagels akan segera mengapung dalam kurun waktu 15 detik. Setelah 1 menit, gunakan sendok berpori lalu balikkan bagel satu per satu. Teruskan merebus hingga 30-60 detik, lalu gunakan sendok berpori keluarkan dari air rebusan dan letakkan ke atas baking tray. (Penting kiranya bahwa parchment paper diolesi sedikit minyak, jika tidak nanti bagels akan lengket ke kertas). Taburi taburan sesuai selera anda sesegeranya (kecuali cinnamon sugar—lihat keterangan di bawah).

Masukkan bagels ke dalam oven, panggang dengan suhu yang dikecilkan hingga 232C, selama 8 menit, lalu putar loyang dan check bagian bawah bagels. Jika terlalu gelap, letakkan loyang lain di bawah loyang yang berisi bagels. Panggang lagi selama 8-12 menit, hingga bagels berwarna kecoklatan. Dinginkan ke atas rak sekitar 30 menit sebelum diiris atau disajikan.

Variasi
  • Ganti jumlah bread flour dengan whole grain flour sesuai takaran. Jika begitu, anda harus menambah jumlah air ke dalam adonan 14g untuk setiap 56.5g whole grain flour.
  • Bahan taburan bisa dikombinasikan: biji poppy, biji wijen, garam kasar, atau bawang bombay/bawang putih kering (rehydrate: rendam bawang bombay/bawang putih kering di dalam air sekurang-kurangnya 1 jam sebelum digunakan). Topping akan lengket lebih baik jika anda mengolesi setiap bagels dengan egg white wash dengan mencampur 1 putih telur dengan 14g air. Jika menggunakan garam kasar sebagai taburan, ingatlah sedikit saja sudah cukup.
  • Untuk bagel kismis, campur 227g kismis selama 2 menit terakhir pengadukan adonan, dan jika anda suka bubuk kayu manis, aduklah 4g bubuk kayu manis ke dalam tepung sebelum anda mulai mengaduk. Ketika bagels baru keluar dari oven, olesi bagian atasnya dengan mentega leleh dan gulingkan atasnya ke atas campuran bubuk kayu manis dan gula untuk memberi rasa cinnamon crust yang lezat. Anda bisa membuat cinnamon sugar dengan mencampur 44g bubuk kayu manis dengan 113g gula.


Tuesday, May 29, 2012

KBB#29: ECCLES CAKES



Eccles Cakes.....alias bakpia-nya orang Inggris....:p
Bikin fillingnya gampang, tapi bikin kulit pastry-nya very tricky...harus pakai tenaga dalam dulu...hihihi, nggak koq...;)

Yang jelas, bikin kue ini memerlukan tekad yg kuat krn ga bisa dikerjain buru-buru...minimal sehari semalem deh, baru jadi nih kue...apalagi buat kita di Jakarta yg udaranya akhir akhir ini, amat sangat puanassss... dough pastry-nya harus bolak balik masuk kulkas.

Anyway, buat yg mau coba bikin di rumah...ini resepnyaa...

Eccles Cakes
Makes about 50 smallish cakes

Filling
6 tablespoons unsalted butter
1 cinnamon stick
1 teaspoon ground nutmeg
1/2 teaspoon ground cloves
Peel from 2 lemons Peel from 2 oranges 2 cups dried currants 1/2 cup golden raisins
2 tablespoons brandy
1/4 cup fresh-squeezed lemon juice

Melt the butter in a small saucepan over medium heat. Add the spices and peel and fry until they are fragrant in the butter. Add the fruit, brandy, and juice. Simmer for ten or fifteen minutes, stirring occasionally. Let cool, then put in the fridge overnight to let the flavors really meld.

Puff Pastry
1 pound (4 sticks) unsalted butter
4 cups AP flour
1 teaspoon salt
Between 1 and 1/2 cups ice water

Take three of the sticks of butter and slice them in half lengthwise and then again widthwise. Arrange them into a rectangle on a large piece of wax paper. Put another piece of wax paper on top and roll them the butter out into a 9x12-inch rectangle between the sheets of waxed paper. Chill for at least four hours.

Put the four cups of flour into a food processor. Cut up the remaining stick of butter and add it, bit by bit, to the flour and pulse into dusty crumbs. Dump the butter-flour crumbs into a big bowl and add ice water gradually, stirring, just until the dough comes together. Knead for a couple minutes until smooth. Wrap and refrigerate four hours or overnight.

Roll the dough out into a 1/4-inch-thick rectangle and place the butter rectangle on top. Fold the corners of the dough over the butter and roll out to its previous size. Fold the sides of the dough up to the middle, like folding a piece of paper into thirds, then fold it again in half — like closing a book. You're working the butter into the dough in finer and finer layers; the butter if it stays cold will puff the pastry up in delicious and spectacular ways when you're finished. Wrap this parcel well and put back in the fridge for at least an hour or two.

Take the dough out and roll the parcel out into the rectangle again, then repeat the folding process. This is working the butter into the pastry in finer and finer layers. Continue this process - rolling out, then folding. These are called turns. Do at least four turns - six or more is even better.

It's very simple: the longer you let the dough rest and chill between turns, and the more turns you do, the lighter and flakier your pastry will be. I did five turns over the course of about 8 hours, and mine was fine - but if I was doing some other kind of pastry I would definitely let it sit overnight at least once.

Assembly

1 egg, beaten Coarse sugar

Heat the oven to 375°F. Line a baking sheet with parchment paper. Take a third of the the puff pastry dough from the fridge. It should be very cold and firm, but not hard. Roll it out to a thickness of about 1/8-inch.

Cut small circles - I used a biscuit cutter that gave me four-inch circles. You could do larger, but I wanted a lot of individual pastries. Put a small dollop of filling (about 1 teaspoon) in the center of each dough circle.

Fold in half, like a potsticker dumpling, and seal the edges with your fingers. Now bring the two pointy edges up and fold them in the center, on the curved seam. Flatten out the little pouch with your fingers, and roll it into a small circle - just thin enough that the filling shows through the dough a little. Try not to let it leak out, though. Make two or three shallow slashes in the top of the finished round cake.

Brush with beaten egg, and sprinkle with sugar. (Note: I think that my pastry dough was pretty warm by this point, from all the handling and rolling. I didn't try this at the time, but in the future I think I would put the finished, unbaked pans of cakes in the fridge or freezer to let them chill again - maybe for an hour. This would make a higher, lighter pastry.)

Bake for about 20 minutes, or until golden brown and puffy. Try not to eat one immediately - the hot raisin filling will scorch your mouth. These are amazingly good even a few days later

Eccles cakes have been a regional specialty in England since the late 1700s. They're similar to Banbury cakes.
They were first sold by a shopkeeper in the small town of Eccles and they became quite the rage, popular at the local church fairs, and eventually they got themselves exported all over the known world.

But the secret of the recipe was kept close and aspiring copycats had to guess at it. One early recipe included "the meat of a boiled calf’s foot (gelatine), plus apples, oranges, nutmeg, egg yolk, currants and French brandy."

Friday, March 30, 2012

KBB#28: TORTA PASQUALINA (Easter Savoury Cake)

Setelah izin tidak bikin pe-er KBB#27: Fortune Cookies, tentu saja pe-er kali ini tidak boleh dilewatkan..

Tantangan terberatnya adalah: mencari bahan baku kue yang punya nama mirip judul telenovela ini...:)

Karena asalnya dari Italia, bahan2nya pun bisa dibilang asing buat kita, orang Indonesia. Pertama baca resepnya, bingung banget baca Marjoram, Swiss Chard, Silver Beet, apaan tuh?? hehehe... Tapi setelah sharing sama teman2 yang tinggal di luar negeri ditambah browsing sana sini, akhirnya tau juga dimana harus beli atau bisa diganti dengan apa...

Setelah bahan2 terkumpul, baca resep lagi dengan lebih teliti trus dipraktekkan dengan mengikuti step-by-stepnya.. Dan akhirnyaa...tadaaaaaa....jadi juga Torta Pasqualina-ku...



Torta Pasqualina literally means 'Easter cake' in Italian. It's typical Easter dish from Piemonte and Liguria.
The dough is a layered dough, a bit like 'phyllo dough', but thicker. It's called 'pasta matta' (i.e. crazy dough)
As this dish comes from Liguria,  it contains a local cheese called Prescinseua which can only be found in Liguria.  It is very creamy, soft and slightly acidulated.
It’s unlikely you will find Prescinseau so a very soft ricotta can or a regular ricotta with the addition of a little milk will do.

Torta Pasqualina
Source: Old Time Cooking Recipes

Ingredients:
DOUGH:
600 g (1 lb 5 oz) white flour
6 Tbs olive oil
a pinch of salt

FILLING:
1 kg (2 lb) Swiss chard (silver beet) or spinach
400 g (0.9 lb) cottage cheese/ricotta cheese
100 g (3.5 oz) parmesan
10 eggs
2 teaspoons marjoram, chopped
2 teaspoons parsley, chopped
garlic, minced (optional)
olive oil
salt, pepper

Preparation:
1. DOUGH:

-Combine flour, oil, a pinch of salt and enough cold water to make amedium soft dough.
-Knead well for 10 minutes or until the dough becomes elastic.
-Divide the dough into 14 balls.
-Cover with cloth and let stand for about 1 hour.

2. FILLING:

-Clean, wash and dry the Swiss chard.
-Place in a saucepan with little boiling water and cook at high heat until wilted.
-Cool, then squeeze out excess liquid and chop finely.
-Add 50 g (1.7 oz) parmesan cheese, marjoram, parsley, garlic and 2eggs. Season with salt and pepper.

3. Oil a round shallow oven dish, 9 inches (22 cm) in diameter.

4. Flatten each piece of dough, one at a time, making each a very thin disk, larger than the baking pan you are going to use.

5. Lay the pastry on the oven dish, allowing it to flow over the edges. Oil it lightly.

6. Place another disk over it and repeat until you have used 7 disks.

7. Spread the Swiss chard stuffing over the dough, and then spread the cottage cheese over the greens level with a knife.

8. Make 8 small cavities. Pour a raw egg into each cavity and sprinkle each with salt, pepper and remaining parmesan cheese.

9. Cover the whole lot with the same number of pastry sheets, each brushed with oil.

10. Pinch the borders and trim the excess dough, prick the top of thepie in a few places and then brush with oil.

11. Bake for 1 hour in 190 C (375 F) oven. Allow to rest before removing from the cake tin.

Saturday, October 1, 2011

KBB#25: Devonshire Tea

Tantangan KBB kali ini mengenalkan saya dengan Scones sebagai hidangan utama dalam Devonshire Tea ini..
Kalau dilihat dari resepnya yang sederhana, mungkin sebagian besar anggota KBB (termasuk saya..hehehe) akan menyepelekannya...tapi ternyata setelah dipraktekkan langsung, kue ini tidak sesederhana penampilannya...

Berikut beberapa tips penting yang harus diperhatikan dalam proses pembuatan Scones:
1. Adonan scones tidak boleh diaduk/diuleni lama-lama karena akan jadi keras..
2. Jangan menambahkan terlalu banyak terigu saat menguleni karena tekstur scones akan jadi kering dan keras.
3. Diperlukan suhu oven yang sangat panas untuk memanggang scones, yaitu kurang lebih 220 derajat celcius.
 
Selamat mencoba!


Resep Scones:
Sumber: Edmonds Cookery Book, NZ.
Untuk 12 potong
3 cups tepung terigu
6 sdt baking powder
¼ sdt garam
75g mentega
1 - 11/2 cup susu segar
ekstra susu


Ayak tepung, baking powder, dan garam ke dalam mangkuk. Masukkan mentega dan remas hingga berbulir2 seperti remah roti. Tambahkan susu dan aduk cepat menggunakan pisau sampai adonan lembut. Gilas beberapa kali. Tabur tepung sedikit ke atas baking tray. Letakkan dan tekan-tekan adonan scones di atas baking tray. Iris 12 potongan yg sama. Sisakan jarak 2cm antara satu scones dengan yang lainnya. Olesi susu segar di atas scones. Panggang dengan oven 220C selama 10 menit atau hingga matang kecoklatan.


Date Scones
Tambahkan ¾ cup kurma cincang, 1 sdM gula dan ½ sdt bubuk kayu manis ke dalam tepung. Sebelum dipanggang, taburi scones dengan campuran bubuk kayu manis dan gula.


Sultana Scones
Tambahkan ¾ - 1 cup sultanas ke adonan tepung.

Keterangan:


Devonshire tea adalah sebuah sajian minum teh khas Inggris yang konon berasal dari daerah Devon, dimana scones disajikan bersama clotted cream dan selai. Clotted cream merupakan krim kental yang kandungan lemaknya sangat tinggi, sehingga tidak banyak dikonsumsi.
Scones berasal dari kata sconbrot, merupakan ‘roti’ khas Skotlandia yang pada akhirnya diadaptasi oleh masyarakat Inggris menjadi makanan khas Inggris yang pembuatannya hanya meliputi tiga bahan utama: tepung, mentega dan susu. Tekstur scones haruslah ringan, dan tidak berat dan tidak basah seperti brownies, dengan demikian baking powder banyak digunakan sebagai bahan pengembang.
Rasa scones bermacam-macam, namun secara tradisional, scones disajikan plain dan tidak memakai banyak gula. Selain itu, scones populer dipanggang bersama cincangan kurma, kismis, sultanas, atau currants.

Sunday, July 31, 2011

KBB#24: Rich Chocolate Tart

Seperti biasa, selalu semangat saat terima surat cinta KBB. Tapi pada tantangan kali ada, agak sedikit berbeda dari sebelumnya.. karena baru kali ini, aku setor laporan 2 jam sebelum deadline...hehehe..maaf ya, host..;)

Minggu pertama, lewat..krn sibuk ngerjain orderan..
Minggu kedua, lewat lagi..krn liburan sama keluarga..
Minggu ketiga, eh..lewat lagi..gara-gara kamera mendadak error dan harus diservis..
Minggu keempat, baru mulai panik...hehehe...belum dibikin juga kuenya..
H-3, akhirnya jadi juga Chocolate Tart nan lezat ini..
dan finalnya...2 jam sebelum deadline, dengan segala keterbatasan, akhirnya aku bisa setor laporan juga ke host.. Thank God! Legaaaa....

Tapi yang pasti, ga nyesel bikin kue ini... rasanya nyoklat bangetss, moist..wuahhh, kalo ga inget timbangan badanku yg udah over, rasanya pengen ngabisin sendiri...:p
Berikut resepnya yaaa...



KBB#24: Rich Chocolate Tart
Sumber: Best Food: Desserts. The Australian Women Weekly.
Untuk 10 porsi

Pastry
185g tepung terigu
25g coklat bubuk
55g icing sugar mixture
150g mentega dingin, cincang
2 kuning telur
1 sdt air dingin

Campur tepung, bubuk coklat, gula dan mentega di dalam mangkuk FP, lalu proses hingga tercampur rata. Masukkan kuning telur dan air, proses lagi hingga menggumpal. Uleni adonan hingga lembut. Tutup menggunakan plastik, dinginkan di kulkas selama 30 menit.

Panaskan oven, suhu sedang (moderate). 

Giling adonan pastry hingga cukup lebar untuk memuat loyang tart bongkar pasang ukuran 24cm yang sudah diolesi mentega hingga ke sisi2nya. Letakkan pastry ke dalam loyang, tekan-tekan ke sisi-sisinya, lalu ratakan pinggirannya. Tutup, dinginkan di kulkas selama 30 menit.

Tutup pastry dengan baking paper, isi dengan kacang2an kering atau beras, letakkan di atas loyang oven. Panggang tanpa ditutup selama 15 menit. Keluarkan kertas dan kacang2an/beras, panggang lagi 10 menit hingga sedang kecoklatan. Dinginkan.

Chocolate Filling
4 kuning telur
2 butir telur
55g gula caster
80ml krim kental
300 DCC, lelehkan
1 sdt ekstrak vanilla

Buatlah pastry, lalu turunkan panas oven hingga suhu rendah (moderately slow).

Kocok kuning telur, telur dan gula caster di dalam mangkuk kecil dengan mixer hingga kental dan creamy. Masukkan krim, coklat dan ekstrak. Tuang adonan coklat ke dalam pastry yang sudah dipanggang. Panggang selama 30 menit atau hingga filling matang/set. Dinginkan selama 10 menit. Jika suka taburi dengan ekstra coklat bubuk, hidangkan.

Selamat mencoba!


Monday, May 30, 2011

KBB#23: Cheesy Fun



Bahan-bahan utamanya yg mahal dan agak langka membuat Tantangan KBB kali ini bener2 heboh dan seruuuu.... Mulai dari kesibukan ngatur jadwal Latbar, heboh diskusi di milis sampai dengan bikin keju sendiri (buat KBBers yg susah dapetinnya)... But, it's really worth it!! Sangat sepadan dengan hasil kuenya yg lezaaaatt..;)

Lemon Cheesecake , Sumber: Successful Baking
Cheesecake ala Italian  ini memiliki rasa citrusy yang enak sekali disantap dengan espresso kental.

Bahan-bahan :
Untuk 8-10 porsi
¼ cup port ----- (*sejenis wine - bisa diganti)
¼ cup orange juice
75g sultanas
150g mascarpone
400g ricotta
125g gula kastor
2 btr telur, pisahkan kuning dan putihnya
3 buah lemon, parut kulitnya
60g tepung terigu
80g manisan apricot, iris tipis

Crust:
30g mentega tawar
185g kacang2an, haluskan
8 sdt gula kastor
4 sdt dark brown sugar
½ sdt bubuk kayu manis
¼ sdt bubuk mixed spice

Panaskan oven 170C. Siapkan loyang ukuran 23cm, olesi dasar dan sisi2 loyang dengan mentega leleh. Alasi dasar loyang dengan baking paper, lalu olesi mentega leleh.

Panasi port, orange juice, dan sultanas di dalam panci selama 5 menit. Angkat dari api, tutup dan biarkan selama 15 menit.

Crust: panaskan mentega hingga leleh, masukkan kacang2an, semua gula dan rempah-rempah; aduk rata. Letakkan di dasar dan sisi loyang, tekan-tekan supaya padat dan melekat.

Kocok mascarpone dan ricotta hingga lembut, lalu masukkan gula, kuning telur dan parutan kulit jeruk, lalu masukkan tepung, aduk hingga rata dan lembut. Masukkan campuran sultanas-port-orange juice dan apricots.

Kocok putih telur di dalam mangkuk yang bersih dan bebas lemak hingga soft peaks. Masukkan putih telur kocok ke dalam campuran keju. Tuang ke dalam loyang, ratakan permukaannya.

Letakkan loyang ke atas loyang oven/loyang biscuit (oven tray/baking tray), panggang selama 1 jam, atau hingga permukaan cheesecake set tengah2nya dan berwarna emas kecoklatan di sekelilingnya. Matikan oven. Biarkan cheesecake di dalam oven dengan pintu dibuka sedikit selama 50-60 menit.

Keluarkan cheesecake dari oven. Gunakan pisau tumpul secara perlahan ke sekeliling cheesecake, lalu biarkan hingga betul2 dingin. Keluarkan cheesecake dari loyang dan dinginkan dalam kulkas selama 2 jam sebelum disajikan.


Tips: olesi mentega leleh ke sekeliling loyang agak tebal sehingga crust kacang akan terbalut secara merata.